虹色の世界
about fandom stuff link home blog twitter last.fm tumblr refresh
tokusatsu: kamen rider fourze
Wednesday, February 19, 2014 | 3:00 AM | 0 comments

UCHUUUU, KITAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!


Oke, maaf. Bukan itu maksudnya. Dan pembuka aneh itu, bukan pula bermaksud ngeblog macam buku harian. Hanya saja, begini... Sepertinya sudah saatnya bocah panda ini mulai mem-posting ulasan mengenai tokusatsu. Oh, dimohon juga untuk tidak membayangkan ulasan mengenai jurus-jurus atau robot-robot, atau sesuatu yang terdengar sulit begitu membaca kata 'tokusatsu'. Bocah panda ini kalau pun mau dibilang akhir-akhir ini lagi suka-sukanya dengan tokusatsu sekalipun, yang ia tonton hanya sekadar Kamen Rider dan Super Sentai. Dan lagi, ia terjebak dalam tontonan yang sebenarnya ditujukan untuk penonton dari kalangan anak-anak karena...... oh yeah, silakan lihat di bagian fandom di atas itu. Kalian akan mengerti.

Cukup curhat ala blog pribadinya, adalah Kamen Rider Fourze, serial Kamen Rider yang sangat disukai oleh panda sableng ini.


Kalau ada teman yang meminta rekomendasi film Kamen Rider apa yang bagus, bocah panda akan dengan semangat menjawab "Kamen Rider Fourze"!! Mohon diperhatikan, 'teman' di sini adalah kalangan fangirl yang tidak begitu mengenal tokusatsu. Bocah panda hanya punya sedikit teman yang suka dengan tokusatsu. Bagi bocah panda, Kamen Rider Fourze sangat mudah dinikmati oleh para fangirl. Fangirl non D-boys pastinya, karena kalau fans D-boys dijamin suka-suka aja nonton Fourze.

Kamen Rider Fourze merupakan satu-satunya serial Kamen Rider (sampai saat ini) yang berlatar belakang kehidupan sekolah. Menurut si panda, dari pada disebut serial tokusatsu, Fourze ini lebih tepat disebut sebagai serial drama sekolahan yang ditambah bumbu-bumbu menyelamatkan dunia ala tokusatsu. Jalan ceritanya ringan, bahkan sangat mudah ditebak. Kisah persahabatannya tidak kalah seru dan mengharukan dengan drama-drama yang ada.

Cerita dimulai ketika Gentarou Kisaragi pindah ke Amanogawa Koukou. Gentarou adalah anak laki-laki yang menjunjung tinggi rasa persahabatan. Ia pun dengan percaya diri mendeklarasikan diri kalau ia akan menjadikan seluruh murid di Amanogawa Koukou sebagai temannya. Masalahnya, baru hari pertama Gentarou sudah mengajak ribut salah satu murid bernama Kengo Utahoshi. Sebenarnya bukan mengajak ribut, hanya saja kelakuan Gentarou yang berisik membuat Kengo sebal. Di sana ia juga bertemu dengan teman semasa kecilnya, Yuuki Joujima, yang ternyata dekat dengan Kengo.

Singkat cerita, karena Gentarou gemas dengan kelakuan Kengo yang tidak mengacuhkannya, ia membututi anak itu sampai ia menemukan tempat misterius di dalam loker yang tidak terpakai di gudang sekolah. Aneh memang, ketika kita masuk ke dalam loker itu, kita akan memasuki sebuah ruangan luas dengan mesin-mesin aneh. Dan yang lebih aneh lagi, di saat kita masuk ke dalam loker tersebut, saat itu pula kita berada di bulan. Iya, bulan yang sering kita lihat di malam hari itu.

Kengo sebal bukan main karena tempat itu, yang bernama Rabbit Hutch, ketahuan oleh Gentarou. Sedangkan bagi Yuuki, kehadiran Gentarou justru membuatnya senang karena Gentarou dapat membantu mereka berdua melindungi sekolah dari kehadiran monster-monster bernama Zodiarts. Zodiarts adalah manusia yang berubah menjadi monster dengan menggunakan Zodiarts Switch yang mengalirkan kekuatan kosmik ke tubuh mereka. Efek dari kekuatan tersebut adalah hilangnya kemanusiaan dari diri orang yang menggunakannya.

Yah, pokoknya mah karena si Kengo ini lemah, dia tidak cukup kuat untuk menggunakan Fourze Driver untuk melawan Zodiarts. Jadi lah Yuuki meminta Gentarou menggunakan Fourze Driver tersebut, membantu mereka melawan Zodiarts. Awalnya Kengo menolak dengan keras. Tapi ya, lama-kelamaan Kengo pasrah juga dengan keputusan Yuuki, bahkan Kengo dan Gentarou menjadi sahabat baik. Seiring berjalannya cerita, Gentarou pun berhasil mendapatkan teman selain Yuuki dan Kengo. Mereka juga membantu dalam melindungi sekolah dari aksi Zodiarts. Mereka ini adalah Miu Kazashiro dan Shun Daimonji (ratu dan raja sekolah), Tomoko Nozawa, JK, dan Ryuusei Sakuta (baru muncul di pertengahan cerita sebagai Kamen Rider Meteor). Mereka pun menyebut diri mereka sebagai 'Kamen Rider Club'.

Btw, jangan harap mendapatkan penjelasan mengenai Fourze Driver, Switch-switch yang dipakai, musuh-musuhnya, termasuk foodroid. Hahahahahahahhaha. Pembahasan super ngaco karena ini adalah penjelasan sederhana (yang sangat sulit dimengerti, berhubung tidak memiliki kemampuan menulis yang bagus) untuk fangirl. Apa hal terpenting bagi fangirl? IKEMEN!! WOHHOOOOOOO!!!

Cuci mata banget lah nonton Fourze mah. Siapa yang paling ganteng? Jelas, kedua Kamen Rider, Gentarou--err, aktornya sih, Gentarou mah nggak--dan Ryuusei! Oh oke, yang ngetik ini sedikit, agak, terlalu biased. Mohon dimaklumi.

Balik ke topik, satu alasan mengapa Chika menjadikan Fourze sebagai serial Kamen Rider favorit, interaksi Kamen Rider Club sangat menyenangkan untuk ditonton. Benar-benar ala drama sekolahan. Maklum, ini bocah panda kesepian nggak punya temen LOL. Coba bayangkan, ada Gentarou yang kelewat pede, kelewat naif, dan bodoh. Yuuki, seorang otaku luar angkasa yang kelakuannya nggak kalah absurd dari Gentarou. Si Tsundere Kengo yang sok pinter (emang pinter sih), penyakitan /bocah panda sukses kena rider kick, dan judes nggak ketulungan. Miu aka Queen yang kelakukannya sok ngebos. Shun, si King yang penampakannya doang keren, atlit, blahblahblah, padahal super penakut dan anak mamih. Cewek gothic, Tomoko, yang di episode-episode awal agak menyeramkan ala-ala gothic tiba-tiba entah sejak episode berapa berubah jadi imut. Ada juga informan (baca: tukang gosip), JK, bocah gaul alay (eh, alayan Genchan nggak sih? LOL) nan pengecut. Jangan lupa juga si murid pertukaran pelajar ganteng bermuka dua, Ryuusei. Biar kata bermuka dua juga, tapi yah akhirnya berteman baik juga.


Alasan lainnya adalah, romance super nanggung yang sukses bikin Chika selalu tidak sabar menanti film-film terbaru dari Fourze. Kalau dipikir cerita romance-nya itu dari ratu dan raja aka Miu dan Shun, hahahahahahahaha!! SALAH!!! Hubungan Tomoko dan Ryuusei lah yang selalu sukses bikin Chika teriak-teriak nggak jelas. Dari Tomokonya sendiri sudah jelas kalau dia suka dengan Ryuusei, tapi ya Ryuusei ini, duh!! Dibilang bebal juga, Ryuusei selalu memperhatikan Tomoko, dan ini bukan khayalan si bocah panda semata. Contohnya, Tomoko ini sepertinya sangat suka dengan natto karena ia selalu saja mencampurkan makanan apapun dengan natto, dan orang selalu menghentikan kebiasaannya tersebut adalah Ryuusei. Bahkan ketika Tomoko menghilang saja yang paling kalang kabut adalah Ryuusei. Padahal sok jual mahal, pas orangnya nggak ada malah ngamuk, haha~ Interaksi mereka berdua bikin gemes lah pokoknya.

Ada satu alasan lagi sebenernya yang bikin Chika memutuskan untuk mencoba nonton Fourze. Kalau dipikir-pikir lagi, mungkin ini alasan pertama yang bikin Chika tertarik dengan Fourze, yaitu Erina Mano!!! Sebenarnya sudah cukup tertarik setelah berita kalau Ryo ikut main di Fourze sebagai Kamen Rider Meteor, tapi agak males-males gimana gitu untuk nonton karena saat itu masih belum bisa begitu menikmati serial Kamen Rider. Tiba-tiba di saat yang hampir bersamaan, muncul berita bahwa Mano-chan akan berperan sebagai Kamen Rider Nadeshiko di film Fourze. Tanpa pikir panjang lagi, ya langsung aja download, tonton, eh ketagihan. HAHAHAHAHAHHAHA!!!

Coba ditonton deh Kamen Rider Fourze. Kalau kata fans Kamen Rider sih, Fourze itu Kamen Rider yang tidak menarik apa lagi dengan disain yang blah, nggak ada keren-kerennya. Yah, memang kebanyakan kena karma juga sih, ketika benar-benar diikutin ceritanya malah jadi suka, tapi beneran ada lho orang yang sampai sekarang menolak nonton Fourze hanya karena disainnya apa banget. Padahal kalo menurut bocah panda disainnya lucu.

Labels: , , , , , , , , , ,

0 Comments:

Post a Comment

>>home<<