|
|
tokusatsu: kamen rider fourze
Wednesday, February 19, 2014 | 3:00 AM | 0 comments
UCHUUUU, KITAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!
Oke, maaf. Bukan itu maksudnya. Dan pembuka aneh itu, bukan pula bermaksud ngeblog macam buku harian. Hanya saja, begini... Sepertinya sudah saatnya bocah panda ini mulai mem-posting ulasan mengenai tokusatsu. Oh, dimohon juga untuk tidak membayangkan ulasan mengenai jurus-jurus atau robot-robot, atau sesuatu yang terdengar sulit begitu membaca kata 'tokusatsu'. Bocah panda ini kalau pun mau dibilang akhir-akhir ini lagi suka-sukanya dengan tokusatsu sekalipun, yang ia tonton hanya sekadar Kamen Rider dan Super Sentai. Dan lagi, ia terjebak dalam tontonan yang sebenarnya ditujukan untuk penonton dari kalangan anak-anak karena...... oh yeah, silakan lihat di bagian fandom di atas itu. Kalian akan mengerti.
Cukup curhat ala blog pribadinya, adalah Kamen Rider Fourze, serial Kamen Rider yang sangat disukai oleh panda sableng ini.
Kalau ada teman yang meminta rekomendasi film Kamen Rider apa yang bagus, bocah panda akan dengan semangat menjawab "Kamen Rider Fourze"!! Mohon diperhatikan, 'teman' di sini adalah kalangan fangirl yang tidak begitu mengenal tokusatsu. Bocah panda hanya punya sedikit teman yang suka dengan tokusatsu. Bagi bocah panda, Kamen Rider Fourze sangat mudah dinikmati oleh para fangirl. Fangirl non D-boys pastinya, karena kalau fans D-boys dijamin suka-suka aja nonton Fourze.
Kamen Rider Fourze merupakan satu-satunya serial Kamen Rider (sampai saat ini) yang berlatar belakang kehidupan sekolah. Menurut si panda, dari pada disebut serial tokusatsu, Fourze ini lebih tepat disebut sebagai serial drama sekolahan yang ditambah bumbu-bumbu menyelamatkan dunia ala tokusatsu. Jalan ceritanya ringan, bahkan sangat mudah ditebak. Kisah persahabatannya tidak kalah seru dan mengharukan dengan drama-drama yang ada.
Cerita dimulai ketika Gentarou Kisaragi pindah ke Amanogawa Koukou. Gentarou adalah anak laki-laki yang menjunjung tinggi rasa persahabatan. Ia pun dengan percaya diri mendeklarasikan diri kalau ia akan menjadikan seluruh murid di Amanogawa Koukou sebagai temannya. Masalahnya, baru hari pertama Gentarou sudah mengajak ribut salah satu murid bernama Kengo Utahoshi. Sebenarnya bukan mengajak ribut, hanya saja kelakuan Gentarou yang berisik membuat Kengo sebal. Di sana ia juga bertemu dengan teman semasa kecilnya, Yuuki Joujima, yang ternyata dekat dengan Kengo.
Singkat cerita, karena Gentarou gemas dengan kelakuan Kengo yang tidak mengacuhkannya, ia membututi anak itu sampai ia menemukan tempat misterius di dalam loker yang tidak terpakai di gudang sekolah. Aneh memang, ketika kita masuk ke dalam loker itu, kita akan memasuki sebuah ruangan luas dengan mesin-mesin aneh. Dan yang lebih aneh lagi, di saat kita masuk ke dalam loker tersebut, saat itu pula kita berada di bulan. Iya, bulan yang sering kita lihat di malam hari itu.
Kengo sebal bukan main karena tempat itu, yang bernama Rabbit Hutch, ketahuan oleh Gentarou. Sedangkan bagi Yuuki, kehadiran Gentarou justru membuatnya senang karena Gentarou dapat membantu mereka berdua melindungi sekolah dari kehadiran monster-monster bernama Zodiarts. Zodiarts adalah manusia yang berubah menjadi monster dengan menggunakan Zodiarts Switch yang mengalirkan kekuatan kosmik ke tubuh mereka. Efek dari kekuatan tersebut adalah hilangnya kemanusiaan dari diri orang yang menggunakannya.
Yah, pokoknya mah karena si Kengo ini lemah, dia tidak cukup kuat untuk menggunakan Fourze Driver untuk melawan Zodiarts. Jadi lah Yuuki meminta Gentarou menggunakan Fourze Driver tersebut, membantu mereka melawan Zodiarts. Awalnya Kengo menolak dengan keras. Tapi ya, lama-kelamaan Kengo pasrah juga dengan keputusan Yuuki, bahkan Kengo dan Gentarou menjadi sahabat baik. Seiring berjalannya cerita, Gentarou pun berhasil mendapatkan teman selain Yuuki dan Kengo. Mereka juga membantu dalam melindungi sekolah dari aksi Zodiarts. Mereka ini adalah Miu Kazashiro dan Shun Daimonji (ratu dan raja sekolah), Tomoko Nozawa, JK, dan Ryuusei Sakuta (baru muncul di pertengahan cerita sebagai Kamen Rider Meteor). Mereka pun menyebut diri mereka sebagai 'Kamen Rider Club'.

Btw, jangan harap mendapatkan penjelasan mengenai Fourze Driver, Switch-switch yang dipakai, musuh-musuhnya, termasuk foodroid. Hahahahahahahhaha. Pembahasan super ngaco karena ini adalah penjelasan sederhana (yang sangat sulit dimengerti, berhubung tidak memiliki kemampuan menulis yang bagus) untuk fangirl. Apa hal terpenting bagi fangirl? IKEMEN!! WOHHOOOOOOO!!!
Cuci mata banget lah nonton Fourze mah. Siapa yang paling ganteng? Jelas, kedua Kamen Rider, Gentarou--err, aktornya sih, Gentarou mah nggak--dan Ryuusei! Oh oke, yang ngetik ini sedikit, agak, terlalu biased. Mohon dimaklumi.
Balik ke topik, satu alasan mengapa Chika menjadikan Fourze sebagai serial Kamen Rider favorit, interaksi Kamen Rider Club sangat menyenangkan untuk ditonton. Benar-benar ala drama sekolahan. Maklum, ini bocah panda kesepian nggak punya temen LOL. Coba bayangkan, ada Gentarou yang kelewat pede, kelewat naif, dan bodoh. Yuuki, seorang otaku luar angkasa yang kelakuannya nggak kalah absurd dari Gentarou. Si Tsundere Kengo yang sok pinter (emang pinter sih), penyakitan /bocah panda sukses kena rider kick, dan judes nggak ketulungan. Miu aka Queen yang kelakukannya sok ngebos. Shun, si King yang penampakannya doang keren, atlit, blahblahblah, padahal super penakut dan anak mamih. Cewek gothic, Tomoko, yang di episode-episode awal agak menyeramkan ala-ala gothic tiba-tiba entah sejak episode berapa berubah jadi imut. Ada juga informan (baca: tukang gosip), JK, bocah gaul alay (eh, alayan Genchan nggak sih? LOL) nan pengecut. Jangan lupa juga si murid pertukaran pelajar ganteng bermuka dua, Ryuusei. Biar kata bermuka dua juga, tapi yah akhirnya berteman baik juga.

Alasan lainnya adalah, romance super nanggung yang sukses bikin Chika selalu tidak sabar menanti film-film terbaru dari Fourze. Kalau dipikir cerita romance-nya itu dari ratu dan raja aka Miu dan Shun, hahahahahahahaha!! SALAH!!! Hubungan Tomoko dan Ryuusei lah yang selalu sukses bikin Chika teriak-teriak nggak jelas. Dari Tomokonya sendiri sudah jelas kalau dia suka dengan Ryuusei, tapi ya Ryuusei ini, duh!! Dibilang bebal juga, Ryuusei selalu memperhatikan Tomoko, dan ini bukan khayalan si bocah panda semata. Contohnya, Tomoko ini sepertinya sangat suka dengan natto karena ia selalu saja mencampurkan makanan apapun dengan natto, dan orang selalu menghentikan kebiasaannya tersebut adalah Ryuusei. Bahkan ketika Tomoko menghilang saja yang paling kalang kabut adalah Ryuusei. Padahal sok jual mahal, pas orangnya nggak ada malah ngamuk, haha~ Interaksi mereka berdua bikin gemes lah pokoknya.
Ada satu alasan lagi sebenernya yang bikin Chika memutuskan untuk mencoba nonton Fourze. Kalau dipikir-pikir lagi, mungkin ini alasan pertama yang bikin Chika tertarik dengan Fourze, yaitu Erina Mano!!! Sebenarnya sudah cukup tertarik setelah berita kalau Ryo ikut main di Fourze sebagai Kamen Rider Meteor, tapi agak males-males gimana gitu untuk nonton karena saat itu masih belum bisa begitu menikmati serial Kamen Rider. Tiba-tiba di saat yang hampir bersamaan, muncul berita bahwa Mano-chan akan berperan sebagai Kamen Rider Nadeshiko di film Fourze. Tanpa pikir panjang lagi, ya langsung aja download, tonton, eh ketagihan. HAHAHAHAHAHHAHA!!!
Coba ditonton deh Kamen Rider Fourze. Kalau kata fans Kamen Rider sih, Fourze itu Kamen Rider yang tidak menarik apa lagi dengan disain yang blah, nggak ada keren-kerennya. Yah, memang kebanyakan kena karma juga sih, ketika benar-benar diikutin ceritanya malah jadi suka, tapi beneran ada lho orang yang sampai sekarang menolak nonton Fourze hanya karena disainnya apa banget. Padahal kalo menurut bocah panda disainnya lucu.
Labels: fumika shimizu, justin tomimori, kamen rider, kamen rider fourze, rikako sakata, ryo yoshizawa, ryuki takahashi, shiho, shion tsuchiya, sota fukushi, tokusatsu
tokusatsu: kamen rider fourze
Wednesday, February 19, 2014 | 3:00 AM | 0comments
UCHUUUU, KITAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!
Oke, maaf. Bukan itu maksudnya. Dan pembuka aneh itu, bukan pula bermaksud ngeblog macam buku harian. Hanya saja, begini... Sepertinya sudah saatnya bocah panda ini mulai mem-posting ulasan mengenai tokusatsu. Oh, dimohon juga untuk tidak membayangkan ulasan mengenai jurus-jurus atau robot-robot, atau sesuatu yang terdengar sulit begitu membaca kata 'tokusatsu'. Bocah panda ini kalau pun mau dibilang akhir-akhir ini lagi suka-sukanya dengan tokusatsu sekalipun, yang ia tonton hanya sekadar Kamen Rider dan Super Sentai. Dan lagi, ia terjebak dalam tontonan yang sebenarnya ditujukan untuk penonton dari kalangan anak-anak karena...... oh yeah, silakan lihat di bagian fandom di atas itu. Kalian akan mengerti.
Cukup curhat ala blog pribadinya, adalah Kamen Rider Fourze, serial Kamen Rider yang sangat disukai oleh panda sableng ini.
Kalau ada teman yang meminta rekomendasi film Kamen Rider apa yang bagus, bocah panda akan dengan semangat menjawab "Kamen Rider Fourze"!! Mohon diperhatikan, 'teman' di sini adalah kalangan fangirl yang tidak begitu mengenal tokusatsu. Bocah panda hanya punya sedikit teman yang suka dengan tokusatsu. Bagi bocah panda, Kamen Rider Fourze sangat mudah dinikmati oleh para fangirl. Fangirl non D-boys pastinya, karena kalau fans D-boys dijamin suka-suka aja nonton Fourze.
Kamen Rider Fourze merupakan satu-satunya serial Kamen Rider (sampai saat ini) yang berlatar belakang kehidupan sekolah. Menurut si panda, dari pada disebut serial tokusatsu, Fourze ini lebih tepat disebut sebagai serial drama sekolahan yang ditambah bumbu-bumbu menyelamatkan dunia ala tokusatsu. Jalan ceritanya ringan, bahkan sangat mudah ditebak. Kisah persahabatannya tidak kalah seru dan mengharukan dengan drama-drama yang ada.
Cerita dimulai ketika Gentarou Kisaragi pindah ke Amanogawa Koukou. Gentarou adalah anak laki-laki yang menjunjung tinggi rasa persahabatan. Ia pun dengan percaya diri mendeklarasikan diri kalau ia akan menjadikan seluruh murid di Amanogawa Koukou sebagai temannya. Masalahnya, baru hari pertama Gentarou sudah mengajak ribut salah satu murid bernama Kengo Utahoshi. Sebenarnya bukan mengajak ribut, hanya saja kelakuan Gentarou yang berisik membuat Kengo sebal. Di sana ia juga bertemu dengan teman semasa kecilnya, Yuuki Joujima, yang ternyata dekat dengan Kengo.
Singkat cerita, karena Gentarou gemas dengan kelakuan Kengo yang tidak mengacuhkannya, ia membututi anak itu sampai ia menemukan tempat misterius di dalam loker yang tidak terpakai di gudang sekolah. Aneh memang, ketika kita masuk ke dalam loker itu, kita akan memasuki sebuah ruangan luas dengan mesin-mesin aneh. Dan yang lebih aneh lagi, di saat kita masuk ke dalam loker tersebut, saat itu pula kita berada di bulan. Iya, bulan yang sering kita lihat di malam hari itu.
Kengo sebal bukan main karena tempat itu, yang bernama Rabbit Hutch, ketahuan oleh Gentarou. Sedangkan bagi Yuuki, kehadiran Gentarou justru membuatnya senang karena Gentarou dapat membantu mereka berdua melindungi sekolah dari kehadiran monster-monster bernama Zodiarts. Zodiarts adalah manusia yang berubah menjadi monster dengan menggunakan Zodiarts Switch yang mengalirkan kekuatan kosmik ke tubuh mereka. Efek dari kekuatan tersebut adalah hilangnya kemanusiaan dari diri orang yang menggunakannya.
Yah, pokoknya mah karena si Kengo ini lemah, dia tidak cukup kuat untuk menggunakan Fourze Driver untuk melawan Zodiarts. Jadi lah Yuuki meminta Gentarou menggunakan Fourze Driver tersebut, membantu mereka melawan Zodiarts. Awalnya Kengo menolak dengan keras. Tapi ya, lama-kelamaan Kengo pasrah juga dengan keputusan Yuuki, bahkan Kengo dan Gentarou menjadi sahabat baik. Seiring berjalannya cerita, Gentarou pun berhasil mendapatkan teman selain Yuuki dan Kengo. Mereka juga membantu dalam melindungi sekolah dari aksi Zodiarts. Mereka ini adalah Miu Kazashiro dan Shun Daimonji (ratu dan raja sekolah), Tomoko Nozawa, JK, dan Ryuusei Sakuta (baru muncul di pertengahan cerita sebagai Kamen Rider Meteor). Mereka pun menyebut diri mereka sebagai 'Kamen Rider Club'.

Btw, jangan harap mendapatkan penjelasan mengenai Fourze Driver, Switch-switch yang dipakai, musuh-musuhnya, termasuk foodroid. Hahahahahahahhaha. Pembahasan super ngaco karena ini adalah penjelasan sederhana (yang sangat sulit dimengerti, berhubung tidak memiliki kemampuan menulis yang bagus) untuk fangirl. Apa hal terpenting bagi fangirl? IKEMEN!! WOHHOOOOOOO!!!
Cuci mata banget lah nonton Fourze mah. Siapa yang paling ganteng? Jelas, kedua Kamen Rider, Gentarou--err, aktornya sih, Gentarou mah nggak--dan Ryuusei! Oh oke, yang ngetik ini sedikit, agak, terlalu biased. Mohon dimaklumi.
Balik ke topik, satu alasan mengapa Chika menjadikan Fourze sebagai serial Kamen Rider favorit, interaksi Kamen Rider Club sangat menyenangkan untuk ditonton. Benar-benar ala drama sekolahan. Maklum, ini bocah panda kesepian nggak punya temen LOL. Coba bayangkan, ada Gentarou yang kelewat pede, kelewat naif, dan bodoh. Yuuki, seorang otaku luar angkasa yang kelakuannya nggak kalah absurd dari Gentarou. Si Tsundere Kengo yang sok pinter (emang pinter sih), penyakitan /bocah panda sukses kena rider kick, dan judes nggak ketulungan. Miu aka Queen yang kelakukannya sok ngebos. Shun, si King yang penampakannya doang keren, atlit, blahblahblah, padahal super penakut dan anak mamih. Cewek gothic, Tomoko, yang di episode-episode awal agak menyeramkan ala-ala gothic tiba-tiba entah sejak episode berapa berubah jadi imut. Ada juga informan (baca: tukang gosip), JK, bocah gaul alay (eh, alayan Genchan nggak sih? LOL) nan pengecut. Jangan lupa juga si murid pertukaran pelajar ganteng bermuka dua, Ryuusei. Biar kata bermuka dua juga, tapi yah akhirnya berteman baik juga.

Alasan lainnya adalah, romance super nanggung yang sukses bikin Chika selalu tidak sabar menanti film-film terbaru dari Fourze. Kalau dipikir cerita romance-nya itu dari ratu dan raja aka Miu dan Shun, hahahahahahahaha!! SALAH!!! Hubungan Tomoko dan Ryuusei lah yang selalu sukses bikin Chika teriak-teriak nggak jelas. Dari Tomokonya sendiri sudah jelas kalau dia suka dengan Ryuusei, tapi ya Ryuusei ini, duh!! Dibilang bebal juga, Ryuusei selalu memperhatikan Tomoko, dan ini bukan khayalan si bocah panda semata. Contohnya, Tomoko ini sepertinya sangat suka dengan natto karena ia selalu saja mencampurkan makanan apapun dengan natto, dan orang selalu menghentikan kebiasaannya tersebut adalah Ryuusei. Bahkan ketika Tomoko menghilang saja yang paling kalang kabut adalah Ryuusei. Padahal sok jual mahal, pas orangnya nggak ada malah ngamuk, haha~ Interaksi mereka berdua bikin gemes lah pokoknya.
Ada satu alasan lagi sebenernya yang bikin Chika memutuskan untuk mencoba nonton Fourze. Kalau dipikir-pikir lagi, mungkin ini alasan pertama yang bikin Chika tertarik dengan Fourze, yaitu Erina Mano!!! Sebenarnya sudah cukup tertarik setelah berita kalau Ryo ikut main di Fourze sebagai Kamen Rider Meteor, tapi agak males-males gimana gitu untuk nonton karena saat itu masih belum bisa begitu menikmati serial Kamen Rider. Tiba-tiba di saat yang hampir bersamaan, muncul berita bahwa Mano-chan akan berperan sebagai Kamen Rider Nadeshiko di film Fourze. Tanpa pikir panjang lagi, ya langsung aja download, tonton, eh ketagihan. HAHAHAHAHAHHAHA!!!
Coba ditonton deh Kamen Rider Fourze. Kalau kata fans Kamen Rider sih, Fourze itu Kamen Rider yang tidak menarik apa lagi dengan disain yang blah, nggak ada keren-kerennya. Yah, memang kebanyakan kena karma juga sih, ketika benar-benar diikutin ceritanya malah jadi suka, tapi beneran ada lho orang yang sampai sekarang menolak nonton Fourze hanya karena disainnya apa banget. Padahal kalo menurut bocah panda disainnya lucu.
Labels: fumika shimizu, justin tomimori, kamen rider, kamen rider fourze, rikako sakata, ryo yoshizawa, ryuki takahashi, shiho, shion tsuchiya, sota fukushi, tokusatsu
profile
introduction {biography}
Chikaです♪
Panggil saja begitu. Bukan nama sebenarnya LOL. Nama asli? Maaf, bukan untuk santapan (?) umum. Cewek cancer pemalas yg bangga menjadi
seorang pemalas :Dv. Sangat cinta sotosop dan akan mem- post beberapa hasil editannya disini. Jangan mengharapkan sesuatu yg
wah karena editan saya tidaklah se- wah yg anda pikirkan. Sangat cinta biru, titik. Mendadak kepikiran untuk membuat blog
ini untuk sarana menyalurkan postingan-postingan tidak penting seputar fandom yg saya lakoni (baca: pengen pengen pengen pengen pengen
bgt bgt bgt pake ini layout tapi yg di sini ga mw diganti layoutnya XD).
Kunjungi akun-akun saya yg lain. :3
☆ blog probadi
☆ livejournal
☆ plurk
☆ twitter
☆ last.fm
☆ tumblr
watching list
dorama
● 1 Litre no Namida; 1 Pound no Gospel; 11nin mo Iru; 14sai no Haha; 15 no Blues; 20nen Go no Kimi he; 3 nen B gumi Kinpachi Sensei series 6; 3 nen B gumi Kinpachi Sensei series 7; 3 nen B gumi Kinpachi Sensei series 7 Sotsugyou SP; 3 nen B gumi Kinpachi Sensei series 8; 3 nen B gumi Kinpachi Sensei Final SP 35sai no Koukousei
● Aikurushii; Akai Ito; Akumu-chan; Amachan; Antique Bakery; Arakawa Under The Bridge; Arigatou, Okan; Ashita, Mama ga Inai; Asuko no March; Atashinchi no Danshi
● Beautiful Rain; Binbo Danshi; Bitter Blood; Blackboard; Boku no Ita Jikan; BOSS; BOSS season 2; Bussen; Buzzer Beat; Byakkotai
● Chibi Maruko-chan Live Action; Clone Baby; Code Blue; Code Blue season 2; Code Blue SP
● Dance Drill; Dare ka ga Uso o Tsuiteru; Death Game Park; Deka Wanko; Detective Conan ~Kudo Shinichi e no Chousenjou~; Dragon Zakura
● Freeter ~Ie o Kau~; Freeter ~Ie o Kau~ SP; Futatsu no Spica
● Gachibaka; Ghost Friends; Ghost Mama Sousasen; Gokusen 3; GTO; GTO 2012
● H2; Hachimitsu to Clover; Haikei Chichiue Sama; Hajimari no Uta; Hana Yori Dango; Hana Yori Dango 2; Hanbun Esper; Hanazakari no Kimitachi e; Hanazakari no Kimitachi e SP; Hanawake no Yon Shimai; Hanzawa Naoki; Hi wa Mata Noboru; Hidarime Tantei Eye; Hidarime Tantei Eye SP; Hontou ni Atta Kowai Hanashi 2011; Hontou ni Atta Kowai Hanashi 2012; Hontou ni Atta Kowai Hanashi 2012; Hontou ni Atta Kowai Hanashi 2012; Hontou ni Atta Kowai Hanashi 2013; Hungry!
● Ikemen Desu ne; Ikiteru Dake de Nankuru Nai sa; Inu o Kau to Iu Koto; IS ~Otoko demo Onna demo nai Sei~; Itazura na Kiss; Itazura na Kiss ~Love in Tokyo~
● Joker ~Yurusarezaru Sousakan~; Juui Dolittle
● Kaibutsu-kun; Kaibutsu-kun SP; Kanojo to no Tadashii Asobikata; Kare wa Imouto no Koibito; Kaseifu no Mita; Kasuka na Kanojo; Kazoku Game; Kazoku no Uta; Keizoku 2 - SPEC; Ketsuekigata Betsu Onna ga Kekkon Suru Hoho; Kobe Shinbun no Nanokakan; Kogure no Shashinkan; Koi Choko; Koi Suru Eve; Koishite Akuma; Koizora; Kokosei Restaurant; Kuro no Onna Kyoushi; Kurosagi
● Last Friends; Legal High; Legal High 2; Legal High SP; Limit; Lost Days; Love Shuffle
● Maou; Mano Spy; Marumo no Okite; Marumo No Okite SP; Mayonaka no Panya-san; Mei-chan no Shitsuji; Meitantei Conan Live Action; Minimoni de Bremen no Ongakuka; Minna! Esper da yo!; Mirai Nikki ~Another: World~; Misaki No. 1; Mother; Mou Yuukai Nante Shinai; My Boss My Hero; My Girl
● Naiyou no Nai Monogatari; Naru you ni Naru sa 2; Nihonjin no Shiranai Nihongo; Niini no Koto o Wasurenaide; Nijuushi no Hitomi; Ninkyo Helper; Nobunaga no Chef; Nobuta o Produce; Nodame Cantabile; Nodame Cantabile Special Lesson 1-2
● O-PARTS; Orthros no Inu; Ouran Koukou Host Club; Otto no Kanojo
● Papa to Musume no Nanokakan; Papadoru!; Piece; Pin to Kona; Pocky 4 Sisters; Poplar no Aki; Propose Kyoudai; Proposal Daisakusen; Proposal Daisakusen SP
● Q.E.D
● Rebound; Rescue; Resident~5nin no Kenshui~; Rich Man, Poor Woman; Rich Man, Poor Woman in New York; Rinne no Ame; Risou no Musuko; Ryuusei no Kizuna
● Saigo no Yakusoku; Samurai High School; Sayonara Bokutachi no Youchien; Scrap Teacher; Seigi no Mikata; Seito Shokun; Sensei wa Erai!; Sh15uya; Shabake; Shabake ~Uso Uso~; Share House no Koibito; SHARK; Shibatora; Shin Anata no Shiranai Sekai; Shinigami-kun; Shirayuri Kyoudai; Shiritsu Bakaleya Koukou; Shiroi Haru; Shomuni 2013; Sign; Smile; SPEC Sho; SPEC Zero; Stand Up!!; Sotsu Uta ~Best Friend~; Sotsu Uta ~Sotsugyou Shashin~; Starman ~ Kono Hoshi no Koi; Sugaku Joshi Gakuen; Sunao ni Narenakute; Suzuki-sensei; Switch Girl; Switch Girl season 2
● Taisetsu na Koto wa Subete Kimi ga Oshiete Kureta; TAKE FIVE; Tantei Gakuen Q; Tantei Gakuen Q SP; The Quiz Show 2; Tokio ~Chichi e no Dengon~; Tokujo Kabachi!!; Tokyo Zenryoku Shoujo; Tumbling; Tonari no Akuma-chan Mizu to Mizonokuchi
● Umareru; Umi no Ue no Shinryoujo
● Watashi ga Renai Dekinai Riyuu; Watashi no Kirai na Tantei
● XXX HOLiC
● Yamada-kun to 7-nin no Majo; Yamada Taro Monogatari; Yamato Nadeshiko Shichi Henge; Yanke-kun to Megane-chan; Yasuko to Kenji; Yuukan Club; Yorozu Uranaidokoro Onmyouya; Yowakutemo Katemasu
● Zenkai Girl
☆ Recently Watch
● Bokura wa Minna Shindeiru
● GTO 2014
● SHARK 2
● Suikyuu Yankees
● Wakamonotachi
movie
● An Aquarian Age; Anata wo Wasurenai (26 Years Diary); Antoki no Inochi; Ashita no Joe; Ashita no Watashi no Tsukurikata; Azumi; Azumi 2: Death or Love
● Beck; Boku ga Shokei Sareru Mirai; Boku no Hatsukoi wa Kimi ni Sasagu; Boku wa Imoto ni Koi o Suru; Bokura ga Ita ~Zenpen & Kohen~
● Chonmage Purin
● Dare ka ga Watashi ni Kisu o Shita; Darling wa Gaikokujin; Death Note; Death Note 2: The Last Name; Detroit Metal City; Doukyusei
● Eito Ranger; Enoshima Prism
● Fujoshi Kanojo
● Gantz; Gantz: Perfect Answer; Gokusen The Movie; Gomennasai
● Hachiko Monogatari; Hana Yori Dango Final; Hanamizuki; Hayabusa; Hebi ni Piasu; Helter Skelter; Himitsu no Akko-chan; Hitori Kakurenbo; Homeless Chuugakusei; Hoshi no Furu Machi; Hotaru no Hikari The Movie; Hyakkai Naku Koto
● Jiro Dreams of Sushi; Jisatsu Sakuru
● Kaidan Shinmimibukuro Kaigi - Nozomi; Kanseitou; Keitai Kanojo; Keitai Kareshi; KIDS Josho - Kizu No Himitsu; Kimi ni Todoke; Kimi no Tomodachi; Kimi to Boku; Kirishima, Bukatsu Yameru tte yo; Kiseki; Kodomo no Kodomo; Koizora; Kokuhaku; Koukou Debut; Kurosagi; Kyou, Koi wo Hajimemasu
● L Change The World; Lalapipo; Letters from Iwojima; Little DJ: Koi no Monogatari; Lovely Complex
● Mahou Shoujo wo Wasurenai; Mahou Tsukai ni Taisetsu na Koto
● Nakumonka; Niji no Megami; Ningen Shikkaku; Ninja Kids; Nodame Cantabile: The Final Score 1-2; Norwegian Wood
● Ooku; Ouran Koukou Host Club The Movie; Ousama Game
● Paradise Kiss
● Real Onigokko (3,4,5); Rent a Neko; Ringu; Ringu 2; Ringu O: Birthday; Runway Beat; Rurouni Kenshin
● Shinobi; Shiritsu Bakaleya Koukou The Movie; Snow Prince ~Kinjirareta Melody~; Soshite Chichi ni Naru; SPEC close (zenpen & kohen); SPEC ten; Sunadokei; Suzuki-sensei
● Tada, Kimi wo Aishiteru; Taishibokei Tanita Shain Shokudo; Taitei no Ken; Tea Fight; Tengoku kara no Yell; The Incite Mill - 7 Day Death Game; Toilet no Kamisama; Toki o Kakeru Shoujo; Tokyo Boy; Tokyo Kouen; Tokyo Shoujo; Toshokan Sensou; Tsukimono; Tsunagu
● Umi no Ue ni wa Itsumo Egao; Usagi Drop
● Vampire Stories: Brothers; Vampire Stories: Chasers
● Watashi no Yasashikunai Senpai
● Yougashiten Coin de rue; Youkai Daisenso
ghibli
● Gake no Ue no Ponyo
● Houhokekyo Tonari no Yamada-kun; Hotaru no Haka; Howl no Ugoku Shiro
● Karigurashi no Arrietty; Kaze no Tani no Nausicaa; Kaze Tachinu
● Majo no Takkyubin; Mimi wo Sumaseba; Mononoke Hime
● Neko no Ongaeshi
● Omohide Poro Poro
● Sen to Chihiro no Kamikakushi
● Tonari no Totoro
● Umi ga Kikoeru
|
0 Comments:
Post a Comment